Tampilkan postingan dengan label VGA Card. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label VGA Card. Tampilkan semua postingan

7 Feb 2011

Msi HD 5770 Hawk Turun Harga !



Bulan Oktober 2010 kemarin harga Vga ini msih kisaran Rp.1.650.000,Tapi tanggal 5 Feb 2011 harga turun drastis menjadi Rp.1.375.000.wew.....harganya ga bikin kantong jebol.Sumber referensi saya sendiri saat pameran APKOM NEW YEAR EXPO 2011 tanggal 5 – 9 Februari 2011 bertempat di Jogja Expo Center (JEC).

harga Vga ini turun mungkin untuk mengimbangi Nvidia GTS 450 dengan harga pasaran sekitar 140$.
Untuk HIS Harga Msih cukup mahal skitar 155$ sudah dapat His hd 5770 IceQ.
Tapi tetep lah MSI HD 5770..MAntap wa..wkwkkwkw
"Saatnya Ganti Baru"

untuk lebih jelasnya ...Nyoh!!! disini

Read More......

2 Feb 2011

Msi Hd 5770 Juniper Hawk



MSI R5770 Hawk adalah sebuah Graphic Card keluaran dari MSI dengan basis ATI Radeon HD 5770 tapi memiliki desain heatsink fan yang berbeda dari Radeon HD 5770 lainya. Dengan desain heatsink fan aluminium yang dilengkapi dengan dua buah fan dan heatpipe diharapkan dapat menurunkan temperatur dan meningkatkan performa dari Radeon HD 5770 ini.
MSI R5770 Hawk adalah sebuah Graphic Card keluaran dari MSI dengan basis ATI Radeon HD 5770 tapi memiliki desain heatsink fan yang berbeda dari Radeon HD 5770 lainya. Dengan desain heatsink fan aluminium yang dilengkapi dengan dua buah fan dan heatpipe diharapkan dapat menurunkan temperatur dan meningkatkan performa dari Radeon HD 5770 ini.

Graphic Card ini memang memiliki memori sama seperti seri Radeon HD 5770 lainya, yaitu sebesar 1GB DDR5 dengan bus sebesar 128-bit, tetapi MSI R5770 Hawk ini memiliki kelebihan pada clock speed GPU yaitu sebesar 875MHz yang berarti MSI R5770 Hawk ini sudah ter-overclock sebesar 25MHz dari Radon HD 5770 refrence lainya dengan clock speed 850MHz. Hal ini menyebabkan texture fillrate MSI R5770 Hawk ini naik dari standarnya sebesar 34.0Gtexel/s menjadi 35.0Gtexel/s. Bukan hanya itu saja, dengan afterburner yaitu utility dari MSI yang terdapat pada bundle graphic card ini anda bisa melakukan overclock pada GPU maupun memori sehingga anda dapat menyesuaikan performanya dengan kebutuhan anda. Graphic Card ini juga dilengkapi 3 jenis koneksi ke monitor, yaitu DVI, HDMI, dan Display Port, selain itu motherboard ini juga membutuhkan konektor power 6 pin, sehingga graphic card ini membutuhkan daya yang cukup besar untuk PC anda.
Sedikit Review:


Hasil dari pengujian yang di dapat MSI R5770 Hawk ini mencetak skor 16.473 pada 3D Mark 06, dan 6193 pada 3D Mark Vantage. Dalam pengujian dengan menggunakan game pada resolusi 1680x1050 dengan 8xAA menghasilkan skor 24fps pada game Crysys, 38fps pada Far Cry, dan 44fps pada Tom Clacy’s Hawx.

Hasil pengujian temperature pada GPU menunjukan angka 49C saat idle dan 66C saat GPU full load, hal ini berarti penggunaan HSF aluminium dengan dual fan pada graphic card ini tidak dapat membantu banyak dalam menurunkan suhu GPU, tetapi performa yang dihasilkan sedikit diatas seri Radeon HD 5770 lainya, dengan harga $206 yang berarti dibawah rata-rata Radeon HD 5770 lainya Graphic Card ini bisa menjadi satu pilihan dari para Gamer’s.

Untuk melihat harga bisa kunjungi

http://www.newegg.com

Read More......

13 Jan 2011

Seputar VGA Card



Untuk orang awamsebelum membeli VGA Card sebaiknya mengetahui :
1. maksudnya bit di VGA ap ?
2. apakah makin gede bit mkn bagus ?
3. pengaruh bit di vga ?
4. engine Clock Speed ?
5. Memory Provided ?
6. Memory Interface ?
7. Memory Clock Speed?
8. Memory Bandwidth ?
9. Hyper Memory ?
10. vendor VGA yg bgs asus, gigabyte, pixelview...etc ????


1. Bit di GPU yah sama seperti bit pada periperal komputer lainnya. Untuk GPU hari gini, biasanya dibagi jadi 64-bit, 128-nit, 256bit, 512-bit ada juga 320-bit sama 768-bit. Bit itu sebenarnya lebar jalur data. Kalau di misalkan, 64-bit itu bisa dibilang gang kecil, maka 128-bit bisa dibilang gang yang lebih besar, sedangkan 256-bit bisa dikatakan sebagai jalan raya, maka 512-biti itu jalan tol nya.

2. Makin gede tentu makin bagus. Cuma yah cuma, untuk apa gede-gede kalo memang yang melewati 'jalan' tadi cuma sebuah sepeda jengki. Atau becak? Selain ongkos pembuatan yang tentu jadi lebih tinggi, bit tinggi hanya digunakan pada kartu-kartu yang memang membutuhkan jalur data berkecepatan tinggi

3. Tau 8800GTX ato 8800 Ultra lah? Nah itu ada alasannya kenapa dia pakai 768-bit. Biar 'tenaga' besar yang dihasilkan dari si G80 itu tersalurkan dengan sempurna ke 'mata' si User. Beda lagi kalau 8800 GTX nya di kasih 256-bit doank, amit-amit kalo truk semen mau lewat jalan pedesaan. Tentunya kudu liwat jalan tol dunkz.

4. Engine Clock Speed? Gw lebih suka sebut nya Core Clock aja kali yah? Sama seperti Prosesor, Core Clock ini kecepatan si Core nya. Misalkan RV570 punya Core Clock 575MHz, sedangkan R600 punya 1200MHz. Macam2 tiap GPU.

5. Memory Provided? Ini memori yang On-Board di Graphic Card nya, biasa nya disebut 256MB! Ato 128MB! Hari gini, rata-rata udah pada 256MB semua, walaupun cuma 64-bit.

6. Memory Interface? Huee? Jenis Memory mungkin yah? DDR2 atau GDDR3 atau GDDR4? Udah engga ada DDR lagi hari gini, kecuali 9000 Series atau X700 Series...

7. Memory Clock Speed sudah jelas lah. Yah kecepatan Memory nya di Graphic Card itu sendiri. Biasanya dibaca dalam DDR.

8. Memory Bandwidth yah bandwidth yang bisa dihasilkan. Makin besar makin bagus, jelas lah

9. Hyper Memory, teknologi dari ATI, yang memungkinkan Graphic Card untuk 'minta' share memory khusus keperluan grafis dari RAM Utama. Ini bisa dibilang menguntungkan bagi mereka yang butuh VRAM gede, dengan catatan, harus siap RAM Utama kepotong besarnya.

10. Vendor yang bagus di Indo. Ini menurut gw pribadi:
ATi = ASUS, MSI, HIS,DA
nVIDIA = ASUS

Read More......

Perbedaan VGA Card DDR 2,DDR3, DDR 5




VGA CARD DDR3, DDR2, ataupun yg masih DDR1 atau biasa disebut DDR saja ,sbenarnya lebih mengacu pada jenis dan kecepatan VGA itu sendiri......Jadi VGA dgn DDR1,DDR2, DDR3, DDR4, dan DDR5 tetap bisa dipasangkan pada motherboard yg masih DDR1 sekalipun....yg penting jenis slot VGA nya sama dgn slot VGA pada MOTHERBOARD...apakah itu slot AGP atau slot PCIe...

Seperti yg aku sebutkan tadi bahwa jenis DDR lebih mengacu pada kecepatan sebuah VGA akan aku jelaskan ...

-- VGA DDR1/DDR biasanya kecepatannya hanya mencapai 400MHz saja.
-- VGA DDR2 biasanya kecepatannya antara 400 sampai 1000MHz
-- VGA DDR3 kecepatannya kira2 antara 1200 sampai 1800MHz
-- VGA DDR4 kecepatannya antara 1800 sampai 2200MHz
-- Dan VGA DDR5 , yg sekarang cuma bart dipakai oleh VGA dari ATI RADEON HD4870 kecepatannya sangat fantastis mencapai 3600 sampai 4000MHz atau 4GHz.

Jadi semakin cepat sebuah VGA maka akan semakin baik pula dia dalam bekerja......jadi baik itu motherboard yg masih menggunakan memory RAM jenis DDR ataupun yg sudah di atasnya tetap bisa menggunakan VGA dgn jenis DDR manapun...yg jelas ...bila menggunakan VGA yg cepat maka kinerja komputer pun akan cepat pula..

Jenis RAM pada motherboard tidak ada hubungannya dgn jenis RAM pada VGA....yg penting VGA yg akan kita pakai atau yg akan kita beli sama jenis slot VGA nya...apakah AGP atau PCIe..

Dalam memilih sebuah VGA kita tentu menginginkan sebuah VGA yg cepat........dalam memilih sbuah VGA...kita jangan terpaku melihat besarnya ram VGA yg biasanya ditulis dalam satuan MB, sperti 128MB, 256MB dan sterusnya...tapi liat lah MEMORY CLOCK atau kecepatan memory nya sperti yg aku jelaskan diatas....dan liat juga BIT pada VGA,..BIT pada VGA bukanlah ktajaman warna sperti yg ada di display properties windows..tpi bit pda VGA adalah lEbar jalur data yg dimiliki oleh VGA....dan dari kdua inilah kita bisa melihat kcepatan sebuah VGA...

CONTOH....aku jelaskan klau bit dan clock memory jauh lbih pnting dari pda bsarnya RAM VGA....misalnya ada 3VGA ..anggap aja clock memory nya sama yaitu misalnya 1800MHz..
- VGA A RAM 1GHz ddr 3 64 bit
- VGA B RAM 512Mb ddr3 128 bit
- VGA C RAM 256 ddr3 256 bit
maka yg tercepat adalah VGA C...meskipun dia punya RAM yg kecil ..tapi dia punya bit yg besar....VGA C 4X lbih cpat dari VGA A...Dan 2X lbih cpat dri VGA B.....
RUMUS nya ( bit dikali clock memory) hasilnya dibagi 8..

Read More......

23 Okt 2010

Perbedaan SLI dan Crossfire

SLI (Scan Line Interleaving)




SLI pertama kali diperkenalkan oleh 3dfx pada tahun 1998 dengan graphics card mereka yaitu Voodo 2. Hingga pada saat ini membuat banyak GPU (Graphics Processing Units) bekerja bersamaan pada 1 output.



Cara Kerja SLI

SFR (Split Frame Rendering)

Yaitu membagi FRAME output ke layar monitor menjadi 2 bagian yang sama dan 1 bagian diprocess oleh 1 GPU. Process ini hanya dapat dijalankan ketika menggunakan 2 GPU.



AFR (Alternate Frame Rendering)

Dimana masing-masing GPU memprocess seluruh FRAME, tetapi GPU lainnya memprocess frame berikutnya yang akan ditampilkan ke layar. Jadi ketika frame pertama ditampilkan maka frame kedua sudah selesai(biasanya) atau hampir selesai untuk ditampilkan ke layar segera.



SLI AA (Anti-Aliasing)

Mode ini tidak ditujukan untuk gaming tetapi untuk meningkatkan image quality. Faktanya ketika memakai 1 GPU/VGA Anda hanya bisa mendapatkan 4x/8x anti-aliasing mode. Dengan SLI Anda dapat mendapatkan 8x/16x/32x tergantung pada mode SLI nya. Sejauh ini mode ini belum bekerja pada Windows Vista.



Kekurangan dan Kelebihan SLI

SLI hanya bisa digunakan pada PCI Express cards dan Anda memerlukan 2 (atau 3 dalam 3-way SLI), x16 PCI Express slots dan motherboardnya harus berbasiskan nVidia chipset. Kecuali pada saat ini Intel Chipset 5400 (harus menggunakan processor Intel Xeon LGA 771 atau Core 2 Extreme LGA 771(QX9775)) dan Intel X58 Chipset(Core i7 dan Core i7 Extreme Edition) sudah dapat menggunakan SLI. Ingatlah jika Anda menggunakan SLI pada x16 PCI-E maka hanya akan berjalan pada kecepatan x8 PCI-E.
Pada mode SLI biasanya anda diharuskan menggunakan SLI Bridge untuk menghubungkan kedua GPU, maka GPU tidak berkomunikasi pada PCI-E slot melainkan dengan SLI Bridge (pengecualian pada GeForce 6600(bukan 6600 GT), 7100, dan 7300 series mereka berhubungan melaluai PCI-E slot).



Sesungguhnya untuk dapat menggunakan SLI maka GPU harus sama identik (seri GPU sama, manufacturernya sama, bahkan BIOSnya harus sama). Ketika driver 80 direlease maka kedua GPU tidak perlu sama manufacturer(ASUS, Sapphire, GeCube, Manli, Zotac, etc) dapat menggunakan mode SLI. Semua GPU dari GeForce 6600 dapat menggunakan SLI.
Pada teorinya SLI seharusnya bisa meningkatkan kinerja gaming hingga 100%, tetapi pada faktanya SLi memang meningkatkan performa dalam game tetapi tidak mendekati 100%.Tergantung game tersebut mendukung penuh SLI atau tidak

CrossFire

Sebagai rival ATi tentu tidak akan tertinggal dibelakang. Perbedaan terbesar antara CrossFire dan SLI adalah video cards tidak memerlukan GPU yang sama. Tetapi ada limitasi ketika memakai kedua GPU tersebut.

Cara Kerja CrossFire

Scissors

Mode ini hampir sama dengan SFR (Split Frame Rendering) tetapi karena pada CrossFire dapat menggunakan GPU yang berbeda, maka akan ada GPU yang lebih cepat menyelesaikan rendering frame dan ada yang lebih lambat. Maka dari itu ATi menyediakan dynamic load balancing pada Mode Scissors sehingga Frame tidak akan dibagi menjadi 2 bagian yang sama. Tetapi akan membagi bagian yang lebih besar untuk GPU yang tercepat dan membagi bagian yang lebih kecil untuk GPU lebih lambat sehingga keduanya akan selesai bersamaan hingga dapat ditampilkan ke layar.



Super Tiling

Dalam mode ini layar akan dibagi menjadi potongan-potongan kecil (biasa disebut tiles), satunya berukuran 32 x 32 pixels. Dan masing2 GPU akan diberikan tiles ini untuk diprocess. Tentu saja load balancing digunakan disini hingga GPU yang lebih cepat akan diberikan lebih banyak tiles dan GPU yang lebih lambat diberikan lebih sedikit tiles agar dapat selesai bersamaan hingga dapat ditampilkan ke layar.



AFR (Alternate Frame Rendering)

Sama dengan SLI AFR

Super AA

Sama dengan SLI AA tetapi disini Anda mendapatkan hingga x14 Anti-aliasing.

3 Generations of CrossFire

CrossFire

Generasi pertama CrossFire memiliki 2 masalah utama.
Masalah pertama mereka membutuhkan Master Graphics Cards yang biasanya disebut CrossFire Edition yang berbeda dengan regular model dan dijual terpisah. Contohnya adalah X850 CrossFire Edition dan X850 XT. Anda tidak dapat memasang X850 XT 2 buah untuk CrossFire.
Masalah kedua adalah mereka membutuhkan external cable untuk berkomunikasi yang biasanya disebut DMS. Bentuknya sama dengan DVI tetapi mereka memiliki lebih banyak pin.
Versi CrossFire ini bisa mendapatkan resolusi hingga 2560×1600, sama dengan SLI.



Native CrossFire

Generasi kedua dari CrossFire telah menyelesaikan 2 masalah utama dari generasi sebelumnya. Yaitu dengan meniadakan Master card dan sudah menggunakan Native CrossFire bridge untuk jalur komunikasi antar graphics card.
Native CrossFire bisa mendapatkan resolusi hingga 2560×2048. Meningkat dari generasi sebelumnya.



CrossFireX

Generasi terakhir dari CrossFire, dimana Native CrossFire bisa dipasang pada 4 graphics cards.
Akhir-akhir ini AMD sering menyebut CrossFire menjadi CrossFireX.



Hybrid SLI dan CrossFire

pa sih bedanya sistem hibrida nVidia dengan ATi? Prinsipnya sih boleh dibilang sama saja. Bedanya hanya “merek” saja. Sistem hibrida di nVidia disebut SLI Hibrida (Hybrid SLI), sedangkan ATi menyebut sistem hibrida dengan CrossFireX Hibrida (Hybrid CrossFireX).
Teknologi Hibrida ini melahirkan beberapa fitur baru pada kartu grafis. Fitur baru yang dihadirkan pada mode SLI Hibrida adalah GeForce Boost dan HybridPower. Pada CrossFireX Hibrida, ada fitur ATi Surroundview, ATi PowerPlay, serta ATi PowerXpress.

Fitur di Hybrid SLI

Tadi sudah disebutkan bahwa fitur baru yang dihadirkan pada mode SLI Hibrida adalah GeForce Boost dan HybridPower. GeForce Boost, kelihatan dari namanya, berfungsi untuk meningkatkan kinerja kerja sama antara dua kartu grafis. Fitur ini bekerja pada aplikasi berbasis DirectX 9 atau DirectX 10.
Fitur HybridPower bertujuan menghemat penggunaan daya listrik. Saat komputer dipakai untuk menjalankan aplikasi kelas berat, daya listrik bisa dipakai hingga tingkat maksimal. Tapi, ketika komputer dipakai untuk aplikasi ringan, seperti browsing internet, film, atau mengetik, secara otomatis permintaan akan daya listrik diturunkan sampai tingkat minimal. Efeknya: tingkat kebisingan dapat ditekan saat mode Hybrid SLI diaktifkan.
Tidak semua kartu grafis mendukung kedua fitur ini sekaligus.
untuk lebih jelas bisa mengunjungi situs Nvidia atau melihat buku manual motherboard yang telah mendukung Hybrid SLI



Pada Hybrid CrossFireX

Fitur yang ada pada CrossFire Hibrida terdiri dari ATi Surroundview, ATi PowerPlay, serta ATi PowerXpress. ATi Surroundview memungkinkan orang menggunakan empat monitor secara bersamaan pada satu komputer. Prosesor pada kartu grafis on-board dan kartu grafis tambahan bekerja bersamaan untuk menampilkan empat layar sekaligus.
Fitur ATi PowerPlay menawarkan penggunaan daya yang ekonomis. Daya listrik yang digunakan disesuaikan dengan penggunaan aplikasi yang sedang dijalankan. Ketika komputer digunakan untuk bermain game kelas “berat”, daya akan disuplay secara penuh guna mendongkrak kinerja kartu grafis. Tapi, ketika aplikasi ringan yang dijalankan, daya akan dihemat.
Fitur ATi PowerExpress berguna bagi chipset versi mobile (notebook) yang berfingsi untuk memindahkan fungsi kartu grafis on-board dan kartu grafis tambahan dengan cepat tanpa perlu mematikan sistem ataupun booting.
Seperti pada SLI Hibrida, tidak semua kartu grafis dan motherboard mendukung semua fitur.
untuk lebih jelasnya bisa mengunjungi situs AMD ATI atau melihat buku manual dari motherboard yg telah mendukung hybrid Crossdire

mohon maaf apabila banyak kekurangan :)

Read More......